Riky Farizal

Minggu, 09 Agustus 2015

Puisi suci



Puisi suci
Diposting oleh Unknown di 10.51
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ▼  2015 (74)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (6)
    • ▼  Agustus (29)
      • Potret Indonesia di Usia 70 Tahun
      • Mengikat Bayangan
      • Pemuda, BANGKIT !
      • Untuk dia
      • Tuhan, aku ingin seperti mereka
      • Teman...
      • Syair Buat MMF
      • Suara hati BUDAK-GEMBEL Intelektual
      • Stetoskop buat ibu
      • Sepucuk permintaanku
      • Sahabat sejati
      • Sahabat bagiku tapi bukan bagimu
      • Puisi suci
      • Maaf..
      • Lehot Anjak Sai Toha
      • Kita selamanya
      • Ketika semua pergi
      • Jika dia memang untukku
      • Do’a untuk ibu
      • DIA
      • Cinta menyapaku lagi
      • Bermimpilah
      • Berlayar menuju pantai harapan
      • Badai kehidupan
      • Akhwat impian Akhwad impian
      • Akhi
      • Akhwat kecil dan mungil
      • Akanku inversi semua ini
      • Melangkah Berderap
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (9)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (12)
    • ►  Maret (8)
  • ►  2014 (15)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (11)

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Tema PT Keren Sekali. Gambar tema oleh fpm. Diberdayakan oleh Blogger.