Tangan sangat lihai menuliskan segala cerita.
Meskipun semua tak seperti realita yang ada.
Mulut sangat pandai merangkai kata indah.
Meskipun kalimat dusta yang terlontar olehnya.
Seelok apapun tangan menuliskan.
Seindah apapun mulut melontarkan.
Namun hati tak akan mampu mengubah hitam menjadi putih.
Belajar menjadi yatim piatu dalam jalan yang terjal.
Belajar menjadi kotak sampah di taman kota yang indah.
Meskipun terkadang berusaha menjadi pelangi namun tak diharapkan kehadirannya.
Meskipun menjadi badai yang tak disukai kedatangannya.
Sulit memisahkan antara mata, telinga dan perasaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar