Senin, 14 September 2015

Mati Rasa

Ketika hati memilih diam dan hening
Tak menyapa dan berusaha menjadi mati rasa
Tak ada lagi kata manis, asin, dan pahit
Karena semuanya sama tanpa rasa

Luka dihati yang masih menganga
Tak ada obat yang mampu menyembuhkannya
Hanya cuka dan air keras yang mampu menbuatnya tak lagi mati rasa

Entahlah...
Kutilang masih berkicau dan bercerita
Meskipun merpati telah siap meninggalkan sangkarnya
Entahlah...
Bukan sekedar sebuah cerita ulasan
Tetapi juga bukan hujatan
Hehmhh...

Kehadiran yang tak diharapkan
Kepergian yang tak diinginkan
Apa gerangan yang kau inginkan
Aku hanya mampu melukiskan kekecewaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar