Ketika terdengar sebuah kalimat "Temanmu adalah amanahmu"
Sungguh, kalimat itu sangat sederhana hanya terdiri dan 3 kata
Tetapi, jika memahami maknanya sungguh kalimat itu adalah kalimat yang seolah menampar diri dan memerintahkan diri untuk segera bangkit dan berjuang
Bagaimana tidak ?
Ketika mengetahui Teman adalah amanah
Berapa banyak temanku ? maka begitu banyak amanah yang harus diselesaikan bukan ? Begitu banyak tugas bukan ?
Lalu mengapa, teman hanya diartikan sebagai teman bermain, teman senang-senang, teman curhat dan sebagainya
Padahal jelas bahwa temanmu adalah amanahmu
Lalu, merenung dan menelaan per kata
sungguh benar betapa berat nya kehidupan ini
Teman banyak, tetapi jika teman kita jauh dari jalan yang benar lalu siapa yang harus mempertanggungjawabkan ?
Lalu bagaimana caranya ?
Apakah aku harus tidak memiliki teman ?
Apakah aku hanya memilih teman setipe ?
atau bagaimana ?
Sepertinya jawabnnya adalah Teruslah mengajak kebaikan karena tugas kita hanya menyampaikan bukan memberi hidayah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar