Rabu, 15 April 2015

Apa Kabar Sang Hati ?

Hening, diam, dan menyendiri
Mungkin itu yang lebih tapat untuk dilakukan saat ini
Diam bukan berarti tidak melakukan apapun
Hening bukan berarti diam sunyi senyap tak ada suara
Menyendiri bukan berarti pergi ke alam tanpa manusia
Iya ntahlah,
Sepertinya titik jenuh sedang memeluk erat
Terkadang jenuh melihat telunjuk yang terus menyergap dideoan mata
Jenuh melihat semangat yang tak diharga
Apa kabar sang hati ?
Kini dia sedang berontak
Kini dia menjerit
Kini dia menghabiskan sisa air mata
Kini dia terhentak diam
Kini dia sedang mencari sang cahaya suci
Untuk mengadukan segalanya pada sang Pencipta
Lelah ?
Merasa tak mampu ?
Sifat kufur manusiawi itu terus menghampiri
Entahlah, kini apa yang harus dilakukan
Bukan tak ingin bergerak
Bukan juga tak ingin menyapa
Akan tetapi biarlah hati ini menemukan jawaban dari sang Kholiq
Atas semua yang dirasa dan dihadapi sang hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar