Selasa, 28 April 2015

Ketika Aku Berhijrah (Saksikanlah Ku Tinggalkan Masa Jahiliyahku)

Waktu itu terasa sangat singkat
Jelas memang pada dasarnya manusia di dunia hanya menumpang, ibarat pejalan kaki yang terus berjalan menuju akhirat.
Kehidupan ini memang demikian, selalu ada penyesalan didalamnya, penyesalah yang diraih karena sifat dan pilihan manusia itu sendiri.
Penyesalan tidak pernah ada diwal bukan ? Iya, karena memang penyesalan adanya diakhir dan didepan namanya perencanaan.
AKu kini menyesal, menyesal tak merubah diri ini menjadi lebih baik dari dahulu,
Iya dari ketika diri ini mulai baligh.
Ini bukan salah siapa-siapa, tetapi ini semua salahku.
Dulu, aku menolak mentah akan jalan dakwah
Dulu, aku lebih bangga jika aku dilihat modis tetapi aku malu ketika menggunakan identitasku sebagai seorang muslim
Bolehkah sang waktu kembali ke titik itu ?
Diman aku boleh memilih kembali, aku ingin memilih untuk tidak menolak perbaikan.
Malu, iya sungguh malu diri ini kepada Allah Swt.
Dulu, aku bangga dengan bahasa gaulku
Dulu, aku bangga dengan tidak sholatku
Dulu, aku bangga jika aku tak mengaji
Dulu, aku bangga jika dikatakan punya pacar
Kini ?
Aku menangis
Bolehkah semua itu aku hapus dari jalan ku ?
Bisakah ?
Tetapi, biarlah itu semua dulu
Sahabat para aktivis dakwah sejati
Mujahid Muda yang senantiasa menemani diri ini berjuang
Para pimpinan yang senantiasa bergerak beriringan
Kini saksikanlah
Aku meninggalkan kejahiliyahanku
Seluruh jahil yang nampak dan tak nampak
Bismillah,
Sahabat inilah jalanku
Bagiku tak penting akan sebuah kegaulan yang menjerumuskan ke lubang kenistaan
Bagiku gaul itu ketika kita trendy tetapi syar'i
Bukan fanatik tetapi inilah nyatanya
Jika tidak sekarang mau kapan lagi ?
Sahabat, saksikanlah aku seorang muslim dan inilah jalanku
Sahabat, kini kutinggalkan masa jahiliyah itu
Sahabat, kini aku berhijrah
Sahabat, saksikanlah inilah jalan yang aku pilih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar