Allah mencintaimu..
Allah menyayangimu..
Allah memperdulikan dirimu..
Allah menyoroti dirimu..
Takkala Allah memberi kesempatan dirimu untuk memperbaiki diri
Ketika kau tersadar tulisan ini untukmu, mungkin kau akan sedikit terenyah.
Kala itu aku terhening dan menangis ketika menetapkan namamu
Aku teringat, betapa tidak nikmatnya jalan ini
Ketika kau senang dengan duniamu dan rasa nyaman dalam kehidupanmu
Allah memilihmu untuk menjadi qiyadah yang tak lain kau harus menjadi kotak sampah.
Air mata kala itu tak lagi mampu ditahan, tetesan kecemasan muncul
Sungguh, bukan karena aku tak percaya padamu
Tetapi aku taklah rela jika kau merasakan rasa pahit yang sama
Sungguh, Allah mencintaimu
Allah ingin kau menjadi kupu-kupu yang indah namun harus melalui proses yang juga sempurna..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar